Balekambang. Alhamdulillah, Santri Pondok Pesantren Balekambang meraih juara 1 dalam lomba Blog santri NU yang diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Jepara.
Santri yang mengikuti lomba adalah Nurul Muttaqin dan Muhammad Dimas santri SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.
Lomba yang didikuti 50-an blogger dari kalangan santri mengedepankan satu tema yaitu tentang wali, kyai atau santri. Selain itu, tampilan blog juga harus responsive dan user friendly.
Berikut blog pemenang
creative-santri.blogspot.co.id
Catatan dari juri:
- Banyak isi blog yang tidak mencantumkan nama penulis dan kebanyakan konten berisi copy-paste dari blog-blog lain yang sudah ada namun tidak mencantumkan sumber link. Ini kelemahan fatal.
- Puluhan blog belum ada menu atau label yang memudahkan pembaca untuk mencari konten berisi tema yang sama di blog. Harus belajar lagi cara mengatur link via template untuk setting menu atau label.
- Hampir tidak ada blog yang terindex Google karena belum ada peserta yang mendaftarkan link blognya ke Google Submit. Ketika diketik satu baris isi blog ternyata yang muncul adalah link blog yang dicopas peserta.
- Ihwal desain, rata-rata penempatan desain gambar banyak yang belum bisa menyesuaikan letaknya. Sehingga, banyak foto berukuran asli diposting begitu saja di header, sidebar blog dan postingan, keluar dari ukuran body blog yang seharusnya. Akibatnya, pembaca tidak nyaman lama-lama bertahan di satu judul sekalipun.
- Background template blog juga banyak yang menggunakan logo NU atau logo lembaga. Ini justru membuat pembaca tidak nyaman dan membuat loading blog lambat. Hal lain yang membuat blog lambat loading adalah musik, membuat atribut kursor dan foto-foto tanpa kompres. Tiga blog pemenang semuanya memakai background natural, atau kode warna. Sehingga nyaman dibaca. Namun, soal penulisan, masih sama dengan 33 blog lain yang tidak mencantumkan nama penulis, kode penulis atau sumber link konten copas.
- Soal keyword, banyak yang belum mempraktikkan. Pasalnya, banyak url blog masih menggunakan angka. Banyak juga judul postingan yang lepas dari label, deskripsi atas dasar keyword serta banyaknya pemilik blog yang tidak menulis tebal kata penting yang layak ditelusuri mesin pencari semacam Google.
- Beberapa blog yang didaftarkan ke panitia ada yang tidak bisa dibuka atau mengalami kesalahan link. Karena link rusak, terpaksa ditulis menggunakan “[.]” .
sumber : http://www.nujepara.or.id/